Nasional

PLTU Cirebon-1 Batal Disuntik Mati, Transisi Energi Hijau Terancam Mandek

×

PLTU Cirebon-1 Batal Disuntik Mati, Transisi Energi Hijau Terancam Mandek

Sebarkan artikel ini
Pembangkit Listrik Tenaga Uap PLTU Cirebon-1 yang rencana pensiun dininya dibatalkan pemerintah
PLTU Cirebon-1 (Foto: cirebonpower.co.id)

Pemerintah Pilih PLTU Lebih Tua

Menanggapi kritik dari publik, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengonfirmasi pembatalan dengan dua pertimbangan utama, yakni umur operasional yang masih panjang dan penggunaan teknologi supercritical yang lebih ramah lingkungan.

“Cirebon itu salah satunya yang umurnya masih panjang, dan teknologinya juga sudah supercritical, relatif lebih baik,” ujar Menko saat konferensi pers Just Energy Transition Partnership (JETP) di Kantor Kemenko Perekonomian, Jumat (5/12/2025).

Baca Juga:  Dalam Satu Tahun, IKEA Berkontribusi Kurangi 31 Persen Limbah Makanan

Dia menjelaskan teknologi supercritical yang digunakan pembangkit tersebut mampu menekan emisi lebih efektif dibanding pembangkit konvensional.

Karena itu, pemerintah akan mencari alternatif pembangkit lain yang lebih tua dan berdampak lebih besar terhadap lingkungan untuk dipensiunkan lebih dulu.

Baca Juga:  Staf Ahli Kemkominfo Buka Mubes IWO Ke-1 di Jakarta

Namun Menko di kabinet Prabowo tersebut belum merinci pembangkit mana yang akan menjadi target pengganti.

“Penggantinya nanti ada PLTU yang lebih tua, karena banyak PLTU yang tua. Nanti kita tanya PLN,” kata Airlangga singkat.

Baca Juga:  PLN Pastikan Wilayah Pembangunan PLTA UCPS Merdeka dari Kasus KBG dan KTA

Soal sumber dana, rencana awal pensiun dini PLTU Cirebon-1 akan didanai Asian Development Bank (ADB) melalui program ETM.

Dengan adanya pembatalan, Menko memastikan pendanaan ADB akan dialihkan ke proyek PLTU pengganti tanpa kendala.

“Nanti di-switch, nggak ada masalah,” tegasnya.

Pages ( 3 of 5 ): 12 3 45