• Rabu, 8 Desember 2021

Kesuksesan Program Transmigrasi Tak Lepas dari Kontribusi Pemerintah Daerah Asal Transmigran

- Selasa, 5 Oktober 2021 | 20:07 WIB
Rapat Kerjasama Antar Daerah (KSAD) Ditjen PPKTrans Kemendes PDTT, di Bandung, Jawa Barat. (Ditjen PPKTrans Kemendes PDTT)
Rapat Kerjasama Antar Daerah (KSAD) Ditjen PPKTrans Kemendes PDTT, di Bandung, Jawa Barat. (Ditjen PPKTrans Kemendes PDTT)

JABARNEWS | BANDUNG – Direktur Fasilitas Penataan Persebaran Penduduk di Kawasan Transmigrasi Kemendes PDTT Anto Pribadi menghadiri Rapat Kerjasama Antar Daerah (KSAD) di Bandung, Jawa Barat.

Dalam kegiatan yang diadakan secara daring dan luring dengan protokol kesehatan itu, peserta KSAD berasal dari Dinas Transmigrasi di Kabupaten Sumedang, Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Simeulue.

KSAD ini bertujuan memfasilitasi penyusunan naskah kerjasama antar daerah bidang ketransmigrasian dan menjalin harmonisasi kerjasama antara daerah asal dengan daerah tujuan transmigrasi.

Baca Juga: Blak-blakan! Ridwan Kamil Siap Maju Pilpres 2024, Beri Isyarat Gabung Parpol

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat Rachmat Taufik Garsadi menyampaikan tiga program utama bidang ketransmigrasian, yaitu Smart Nakertrans, Migran Juara dan Milenial Juara.

"Smart Trans sebagai bagian dari Smart Nakertrans merupakan hasil dari beberapa evaluasi dan tinjauan lapangan," kata Rachmat.

"Baik dari berbagai pengaduan permasalahan yang dihadapi oleh warga transmigran serta kunjungan langsung ke lokasi penempatan transmigrasi yang masih terdapat permasalahan dalam penempatannya," kata Rachmat.

Baca Juga: Tak Disangka! Ini Penyebab Gangguan Saat Video Call WhatsApp

Rachmat menambahkan, pandemi Covid-19 yang berpengaruh terhadap semua program, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendapatkan alokasi target penempatan sebanyak 19 kepala keluarga (KK).

Halaman:

Editor: Yoyo W

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X