• Minggu, 5 Desember 2021

Menkes Sebut 105 Daerah Alami Kenaikan Kasus Covid-19, Varian Baru Ini Dimonitor

- Senin, 25 Oktober 2021 | 21:17 WIB
Ilustrasi -- Varian Delta Plus (Pixabay)
Ilustrasi -- Varian Delta Plus (Pixabay)

JABARNEWS – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan adanya virus corona varian terbaru delta.

Virus yang mengakibatkan penyakit Covid-19 itu bernama AY.4.2. Virus corona varian terbaru Delta itu berpotensi mengkhawatirkan sebab memicu angka kasus di sejumlah negara Eropa.

"Kami sudah lihat bahwa di Inggris ada satu varian yang berpotensi mengkhawatirkan, yaitu AY.4.2 yang belum masuk di Indonesia yang terus kami monitor perkembangannya seperti apa," kata Menkes dalam keterangan pers secara virtual, Senin 25 Oktober 2021.

Baca Juga: Wow! Ini Dia Peternakan Paling Ekstrim Yang Bisa Membahayakan Nyawa

Budi Gunadi Sadikin mengatakan, varian AY.4.2 merupakan turunan dari varian Delta yang meningkatkan kasus konfirmasi Covid-19 di Inggris dalam waktu yang cukup lama.

Yakni sejak Juli hingga Oktober 2021. "Kasusnya masih terus meningkat," kata Menkes Budi Gunadi Sadikin.

Sejumlah pakar di Inggris menyebut AY.4.2 atau Delta Plus itu dapat menyebar lebih cepat daripada varian Delta biasa.

Baca Juga: Berkaca (Lagi) pada Riset Mikroplastik atas Produk Aqua, 93 Persen Terjadi Kontaminasi

Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA) telah memindahkan varian 'Delta Plus' ke dalam kategori varian yang sedang diselidiki untuk memantau risiko yang terjadi saat bersarang di tubuh manusia.

Halaman:

Editor: Yoyo W

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Alamak! Mensos Risma Memaksa Tunarungu Berbicara

Jumat, 3 Desember 2021 | 15:09 WIB
X