• Minggu, 28 November 2021

Ditjen PPKTrans Survei Lokasi di Luwu Utara, Potensi Ini Jadi Prioritas Masyarakat Transmigran

- Rabu, 24 November 2021 | 17:58 WIB
 Tim Ditjen PPKTrans yang dipimpin  Subkordinator Data dan Informasi Andy Aryawan diterima Bupati Luwu Utara Indah Putri (Ditjen PPKTrans)
Tim Ditjen PPKTrans yang dipimpin Subkordinator Data dan Informasi Andy Aryawan diterima Bupati Luwu Utara Indah Putri (Ditjen PPKTrans)

JABARNEWS | MASAMBA - Tim Direktorat Jenderal (Ditjen) Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi (PPKTrans) lakukan survei lapang untuk penyusunan videografis lokasi permukiman transmigrasi. Lokasi kali ini yang dikunjungi adalah Lantang Talang Kawasan Transmigrasi Masamba Kabupaten Luwu Utara Provinsi Sulawesi Selatan.

Potensi lada, jahe merah, dan jengkol menjadi prioritas bagi Pemerintah Daerah dan masyarakat transmigran untuk dikembangkan.

UPT Lantang Talang sendiri secara keseluruhan terdapat penempatan transmigran sebanyak 150 KK yang ditempatkan secara bertahap di tahun 2013 dan 2015. Transmigran sendiri sudah mendapat sertifikat Hak Milik dengan Kerjasama Dinas Transmigrasi Kabupaten Luwu Utara dengan BPN Luwu Utara.

Baca Juga: Nahas, Seorang Pria di Bogor Tewas Mengenaskan Tertabrak Kereta

Baca Juga: Antisipasi Peredaran Narkoba dan Tindakan Asusila, Kos-kosan di Kota Cirebon Jadi Sasaran Razia Petugas

"Beberapa fasilitas umum yang sudah ada di lokasi permukiman transmigrasi sendiri antara lain Masjid, Pustu, rumah petugas dan rumah pembantu petugas UPT, gudang, dan sekolah satu atap," kata Subkordinator Data dan Informasi Ditjen PPKTrans Andy Aryawan

Andy mengatakan, untuk tahun 2021, Demplot warga Transmigrasi UPT Lantang Talang berupa Jahe merah seluas 0,3 ha yang diolah oleh kelompok transmigran namun belum panen. Bibit Jahe ini diberikan oleh Dinas Transmigrasi Luwu Utara.

Berkaitan dengan kegiatan pengembangan ekonomi, kata Andy, transmigran memanfaatkan lahan pekarangan dan usaha untuk kegiatan hortikultura. Lahan usaha antara lain ditanam jengkol, lada, dan jahe merah.

Andy bersama Tim bertemu dengan transmigran bernama Asroni, pemilik kebun lada di UPT Lantang Talang. Dengan jumlah pohon lada yang mencapai 120 pohon, produksi lada mencapai 100 kg dengan penghasilan Rp25 juta perbulan. Adapun tanaman durian dengan luas 1/8 ha sukses lakukan tiga kali panen 80 buah.

Halaman:

Editor: Iqbal Safana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X