Punya Gaji dan Tukin Fantastis! Pakar UGM Ini Sebut Mental dan Moral Pegawai Pajak Harus Diperbaiki

Pajak
Ilustrasi pajak. (Foto: Liputan6.com).

JABARNEWS | BANDUNG – Peneliti Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan UGM Hempri Suyatna mengatakan bahwa perlunya perbaikan mentai dan moral para birokrat pajak.

Hempri mengatakan, gaji hingga tunjangan kinerja (tukin) tak menjamin seseorang lantas bebas dari potensi tindak korupsi. Hal itu akan sia-sia jika tak ada mentalitas yang kuat dari para pegawai atau pribadi itu sendiri.

Baca Juga:  Miliki Harta Triliunan, Siapa Sosok Pengusaha Tak Tersentuh Pajak yang Disebut Chairul Tanjung?

Pernyataan itu sekaligus menanggapi tentang tukin pegawai pajak yang tinggi. Menurutnya selain mengevaluasi pemberian tukin, mentalitas dan moral birokrat tak boleh lupa diperbaiki.

Baca Juga:  Ada Pemeliharaan Jalan di Tol Jagorawi, Cek Jadwal Contra Flow Berikut

Dia juga menilai persoalan terkait mentalitas para pegawai itu sendiri yang kemudian menjadi persoalan terbesar tentang tindak pidana korupsi. Melihat beberapa kasus korupsi tetap dilakukan oleh orang-orang dengan berpenghasilan tinggi.

“Kadang kala tidak ada korelasi upah yang tinggi itu tidak akan korup. Itu kan dalam banyak kasus para pelaku korup justru yang punya kemampuan ekonomi tinggi. Sehingga harus ada revolusi mental, revolusi karakter,” kata Hempri dikutip JabarNews.com dari Suara.com, Senin (27/2/2023).

Baca Juga:  Cak Imin Ingin Slepet 100 Orang Terkaya dengan Pajak, Respon Anies Baswedan Bikin Dahi Mengkerut