Nasional

Perkuat Ketahanan Pangan, BRIN Dorong Teknologi Nuklir Atasi Food Loss

×

Perkuat Ketahanan Pangan, BRIN Dorong Teknologi Nuklir Atasi Food Loss

Sebarkan artikel ini
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)

“Tantangan terbesar tetap terletak pada penerimaan publik. Stigma terhadap istilah radiasi masih menjadi hambatan utama. Meski aplikasinya sudah terbukti aman dan digunakan luas di berbagai negara maju,” katanya.

Koordinator Kelompok Riset Radiasi Dekontaminasi PRTPR BRIN Murni Indarwatmi memaparkan manfaat iradiasi untuk ekspor pangan. Teknologi ini memungkinkan pengendalian hama tersembunyi tanpa perlakuan manual yang mahal.

Baca Juga:  Kota Bandung Mulai Uji Coba Pembukaan Mal, Sertifikat Vaksin Jadi Syarat Pengunjung

“Iradiasi untuk fitosanitari memungkinkan pengendalian hama tersembunyi seperti lalat buah dan kutu putih, tanpa perlu perlakuan manual yang mahal dan memakan waktu. Ini sangat relevan bagi buah-buahan ekspor seperti mangga dan manggis,” paparnya.

Baca Juga:  BRIN Peringatkan Kartelisasi Politik dalam Revisi UU Pilkada

Menurutnya, teknologi iradiasi juga unggul dalam sterilisasi produk herbal, daging olahan, dan komponen pangan seperti bubuk cabai dalam mie instan.

Baca Juga:  Mulai Bangkit, Hero Supermarket Jamin Beri Kualitas Pangan Terbaik

“Dengan daya tembus tinggi dan proses tanpa kontak langsung, radiasi memungkinkan perlakuan yang efisien dan higienis, bahkan terhadap produk yang telah dikemas,” ujar Murni.

Pages ( 3 of 4 ): 12 3 4