Pasundan

Tingginya Curah Hujan KBU Faktor Banjir Di Cicaheum

×

Tingginya Curah Hujan KBU Faktor Banjir Di Cicaheum

Sebarkan artikel ini

JABARNEWS | BANDUNG – Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas 1 A, Toni Agus Wijaya, menyebutkan, banjir yang terjadi di Cicaheum akibat tingginya curah hujan di Kawasan Bandung Utara (KBU) yang mencapai 45 milimeter.

KBU sendiri mencakup empat wilayah di Bandung Raya, yaitu, Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, dan Kota Bandung.

Baca Juga:  Tak Hanya Suami Istri, Pilkades di Purwakarta Turut Jadi Pertarungan Anak dan Ayah

Fenomena itu terbentuk akibat awan Cumulonimbis di sekitar KBU, sehingga berpotensi membentuk awan-awan konvektif potensial hujan.

“Faktor regional, adanya pertemuan angin (konvergensi) serta adanya belokan angin (shearline) di sekitar KBU,” tutur Toni melalui siaran pers, Rabu (21/3/18).

Baca Juga:  Jelang Muscab Ke-V, 100 Kader dan Pengurus PKB Karawang Jalani Rapid Test

Dia menjelaskan, data klimatologi menunjukan curah hujan yang paling tinggi di Wilayah Bandung Raya terjadi pada Bulan Maret. Periode tersebut diperkirakan akan berlangsung hingga Mei mendatang.

Baca Juga:  Peringatan May Day Di Subang Cukup Baksos Saja

“Oleh karena itu langkah-langkah antisipasi dalam menghadapi peningkatan curah hujan masih perlu dilakukan dengan baik. Mulai melakukan kebersihan saluran air. Sehingga pada saat terjadi hujan ekstrem tidak menimbulkan genangan atau banjir,” pungkasnya. (Dan)

Jabarnews | Berita Jawa Barat

Tinggalkan Balasan