Pasundan

Tingginya Curah Hujan KBU Faktor Banjir Di Cicaheum

×

Tingginya Curah Hujan KBU Faktor Banjir Di Cicaheum

Sebarkan artikel ini

JABARNEWS | BANDUNG – Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas 1 A, Toni Agus Wijaya, menyebutkan, banjir yang terjadi di Cicaheum akibat tingginya curah hujan di Kawasan Bandung Utara (KBU) yang mencapai 45 milimeter.

KBU sendiri mencakup empat wilayah di Bandung Raya, yaitu, Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, dan Kota Bandung.

Baca Juga:  16 Siswa SD di Majalengka Diduga Keracunan Jajanan

Fenomena itu terbentuk akibat awan Cumulonimbis di sekitar KBU, sehingga berpotensi membentuk awan-awan konvektif potensial hujan.

“Faktor regional, adanya pertemuan angin (konvergensi) serta adanya belokan angin (shearline) di sekitar KBU,” tutur Toni melalui siaran pers, Rabu (21/3/18).

Baca Juga:  Capai 40%, Pemprov Jabar Optimis Proyek Masjid Terapung Al-Jabbar Rampung Sesuai Target

Dia menjelaskan, data klimatologi menunjukan curah hujan yang paling tinggi di Wilayah Bandung Raya terjadi pada Bulan Maret. Periode tersebut diperkirakan akan berlangsung hingga Mei mendatang.

Baca Juga:  Kejuaraan Dunia Taekwondo, Atlet Jabar Raih 3 Emas 1 Perak

“Oleh karena itu langkah-langkah antisipasi dalam menghadapi peningkatan curah hujan masih perlu dilakukan dengan baik. Mulai melakukan kebersihan saluran air. Sehingga pada saat terjadi hujan ekstrem tidak menimbulkan genangan atau banjir,” pungkasnya. (Dan)

Jabarnews | Berita Jawa Barat

Tinggalkan Balasan