Persib Siap Main, Asal Dijamin Keamananya

JABARNEWS | BANDUNG – Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar memastikan Persib Bandung siap main dimanapun asalkan ada jaminan keamanan yang diberikan dari tuan rumah dalam hal ini Persija Jakarta selama timnya berada di Jakarta.

Seperti diketahui PT Liga Indonesia Baru (LIB) secara resmi menetapkan laga tunda Persija kontra Persib Bandung pada Sabtu (30/6/2018) mendatang akan digelar di Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) Jakarta.

Umuh mengatakan Persib Bandung main dimanapun tidak masalah bagi Persib, asalkan ada jaminan keamanan dari tuan rumah selama Supardi dan kawan-kawan berada di Jakarta.

Baca Juga:  Bertemu Di Laga Perdana, Persib Batal Uji Coba Lawan PS Tira

“Persib pasti siap, asalkan itu tadi ada jaminan keamanan. Karena saya tahu Stadion PTIK itu hanya bisa menampung 2 ribu penonton saja. Sedangkan kalau Persib bertandingan melawan Persija animo penonton selalu besar,” ujar Umuh saat dihubungi, Jumat (22/6/2018).

Sebelumnya Direktur Utama Persija, Gede Widiade memang sempat menyatakan jika pihaknya menjamin keamanan Persib selama berada di ibukota. Bahkan dipertandingan nanti Gede mengatakan pihaknya tidak akan menyiapkan kendaraan taktik atau rantis untuk Persib karena dia yakin Persib akan aman.

Baca Juga:  Persib Pertimbangkan Pemain Asal Jepang, Yamashita?

Padahal seperti sudah jadi tradisi jika setiap pertemuan Persib kontra Persija, kedua tim yang menjadi lawan akan menggunakan kendaraan lapis baja saat bertolak dari hotel menuju stadion. Begitu pula sebaliknya saat beres pertandingan.

Saat ditanya komentarnya tentang pernyataan Gede yang tidak akan menyediakan rantis untuk Persib, Umuh hanya terdiam.

“Ya silahkan saja kalau PT LIB memang sudah menetapkan disana dan Persija sudah siap menjamin keamanan. Bahkan kata Gede Persib tidak perlu pake rantis, ya silahkan saja. Kami tetap siap, yang penting itu ada jaminan keamanan,” tegasnya.

Baca Juga:  Ferdinand Nantikan Duel Dengan Persib

Big match antara Persib kontra Persija ini sedianya berlangsung pada 28 April lalu di Stadion Gelora Bung Karno (GBK). Namun pihak kepolisian tak memberikan izin karena saat itu mereka sedang fokus untuk pengamanan Hari Buruh yang jatuh pada 1 Mei. (Ati)

Jabarnews|Berita Jawa Barat