“Dari tata nilai pakaian, kita ini sudah lama memiliki passion yang sangat tinggi. Pakaian bernuansa kerajaan itu kan sebenarnya fashionable,” ungkapnya.
Langkah ini pun didukung oleh kajian akademik dari berbagai perguruan tinggi yang memperkuat nilai historis Mahkota Binokasih.
Sementara itu, Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, mengaku bangga wilayah yang dipimpinnya terpilih menjadi titik awal agenda besar ini.
Menurutnya, kegiatan ini memiliki makna mendalam bagi identitas masyarakat Kabupaten Sumedang.
“Ini sebuah perhelatan yang luar biasa, sarat akan makna bagaimana sebuah Milangkala menjadi cerita sejarah dan kompas bagi masa depan Jawa Barat,” pungkas Dony.(red)





