Sekolah Juara

Kabupaten Cirebon Catat Sepekan Ini Tidak Ada Kasus Positif Covid-19

×

Kabupaten Cirebon Catat Sepekan Ini Tidak Ada Kasus Positif Covid-19

Sebarkan artikel ini

JABARNEWS | CIREBON – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, mendata dalam sepekan tidak terdapat penambahan kasus positif COVID-19, dan kini warga yang masih menjalani isolasi sebanyak delapan orang.

“Sepekan ini tidak ada kasus positif Covid-19,” kata Kepala Seksi Imunisasi dan Surveilans Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Dendi Hamdi di Cirebon, Jumat.

Ia mengatakan selama sepekan yaitu dari Jumat (19/11) sampai dengan Jumat (26/11) tidak ada penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 baru.

Baca Juga:  USB YPKP Bersama Indonesia Soken Teken MoU Bidang Akademik dan Bisnis

Baca Juga: Akhirnya, Kabupaten Cianjur Rekomendasikan Kenaikan UMK Sebesar 6,5 Persen

Baca Juga: Vaksinasi Massal, Polres Purwakarta Targetkan 10 Ribu Dosis

Sehingga data kasus terkonfirmasi positif COVID-19 dari sejak pandemi hingga saat ini tercatat totalnya mencapai 24.344 orang.

Baca Juga: Wanita di Medan Selamat Dari Perampokan  Sopir Taxi Online, Begini Ceritanya

Baca Juga:  Ramalan Zodiak Kesehatan 13 Juni 2022, Pemilik Rasi Bintang Gemini dan Cancer

Baca Juga: Kapolresta: Kami Akan Telusuri Proses Penyusunan DTKS di Kabupaten Cirebon

Dari jumlah tersebut, lanjut Dendi, delapan orang masih dinyatakan terpapar Covid19, di mana tujuh orang menjalani isolasi mandiri dan seorang lainnya dalam perawatan di rumah sakit.

“Untuk hari ini tidak ada penambahan kasus baik terkonfirmasi positif baru, kesembuhan maupun kematian,” tuturnya.

Baca Juga:  Musim Hujan, Begini Imbauan Polres Purwakarta Bagi Pengedaran

Sementara dari 24.344 orang yang terpapar COVID-19 23.447 orang sudah dinyatakan sembuh, 889 orang meninggal dunia, dan delapan lainnya masih dalam masa penyembuhan.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Sambangi Sungai Tercemar di Sukoharjo, Begini Reaksi Netizen

Kasus COVID-19 saat ini sudah dapat dikendalikan, setelah masifnya vaksinasi, di mana dari target 1,7 juta jiwa 51,47 persen di antaranya telah disuntik dosis pertama. ***

Tinggalkan Balasan