Daerah

Pabrik Lebih Pilih Pegawai Perempuan, 5.800 Istri di Cianjur Ajukan Perceraian Karena Suami Tidak Bekerja

×

Pabrik Lebih Pilih Pegawai Perempuan, 5.800 Istri di Cianjur Ajukan Perceraian Karena Suami Tidak Bekerja

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi angka perceraian. (foto: istimewa)

JABARNEWS | CIANJUR – Pemerintah Kabupaten Cianjur mencatat, sepanjang tahun 2022, sebanyak 5.800 permohonan perceraian diajukan perempuan karena alasan suami tidak bekerja.

Hal tersebut dikarenakan kaum pria kesulitan mendapatkan pekerjaan dan memilih mengurus anak. Ditambah, perempuan yang notabene sebagai istri lebih banyak bekerja di pabrik.

Baca Juga:  Pasca Kebakaran TB Aries, Herman Suherman Wajibkan Toko di Cianjur Miliki APAR dan Jalur Evakuasi

Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan, selama ini sebagian besar pabrik yang beroperasi di Cianjur, lebih banyak menerima pegawai perempuan yang berbanding jauh dengan pria.

Baca Juga:  Ratusan Kios di Pasar Besi Cikurubuk Tasikmalaya Hangus Terbakar

“Beberapa perusahaan besar mulai dari pabrik sepatu sampai tekstil yang ada pegawainya 80 persen perempuan,” kata Herman di Cianjur, Selasa (9/8/2022).

Baca Juga:  Viral! Diduga Pelaku Sodomi, Seorang Duda Nyaris Diamuk Massa di Bojongpicung Cianjur

“Sehingga kuota lowongan kerja untuk pria minim, sehingga dampaknya angka perceraian karena faktor ekonomi meningkat setiap tahun,” tambahnya.

Pages ( 1 of 3 ): 1 23

Tinggalkan Balasan