Daerah

Diserang Kampanye Hitam, Dedi Mulyadi Anggap sebagai Suplemen

×

Diserang Kampanye Hitam, Dedi Mulyadi Anggap sebagai Suplemen

Sebarkan artikel ini
Calon Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi
Calon Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (Foto: Net)

JABARNEWS | BANDUNG – Calon gubernur (cagub) Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi menganggap kampe hitam yang menyerang dirinya sebagai suplemen agar bisa lebih maksimal dalam memenangkan kontestasi Pilgub Jabar 2024.

“Kami menganggap bahwa kampanye hitam itu obat bagi saya untuk membangun vitalitas,” ujar pria yang akrab disapa Kang Dedi usai konsolidasi Partai Gerindra di Bandung, Sabtu (5/10/2024).

Baca Juga:  Siti Muntamah dapat Dukungan dari Persatuan Guru Ngaji untuk Maju di Pilkada Kota Bandung

Menurut Kang Dedi, kampanye hitam itu adalah bagian stimulus seluruh pasangan calon.

“Saya persilakan sajalah mereka mengangkat isu SARA dengan berbagai dalih yang dimuat atas nama agama dan atas nama apa pun,” sambung Dedi Mulyadi.

Baca Juga:  Kurban Idul Adha 2022, Bentuk Kebersamaan Warga Kota Bandung

Melihat media sosial hari ini, kata Kang Dedi, kampanye sudah mengarah pada kampanye hitam yang menyerang dirinya dengan isu-isu agama dan mendaur ulang berbagai berita lima tahun yang lalu.

Baca Juga:  RPJMD Jabar 2025–2029 Disahkan, Dedi Mulyadi Soroti Struktur Desa hingga Konsolidasi BUMD
Pages ( 1 of 2 ): 1 2