Nasional

PPN 12 Persen Hanya untuk Barang Mewah! Pemerintah Pastikan Kebutuhan Pokok Tetap Bebas Pajak

×

PPN 12 Persen Hanya untuk Barang Mewah! Pemerintah Pastikan Kebutuhan Pokok Tetap Bebas Pajak

Sebarkan artikel ini
Pajak
Ilustrasi pajak. (Foto: Liputan6.com).

JABARNEWS | BANDUNG – Pemerintah telah menetapkan kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari 11 persen menjadi 12 persen, yang mulai berlaku pada 2025. Namun, kebijakan ini hanya akan diterapkan pada barang dan jasa yang tergolong mewah, sementara kebutuhan pokok dan barang sehari-hari tetap bebas dari kenaikan tarif pajak.

Baca Juga:  Target Penerimaan Pajak 2023, Bapenda Jabar Sebut Naik 7,81 Persen dari 2022

Hal ini disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers bersama Presiden Prabowo Subianto di Jakarta, Selasa (31/12/2024).

Sri Mulyani menjelaskan bahwa barang dan jasa mewah yang dikenakan tarif PPN 12 persen sudah diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 15 Tahun 2023 tentang Pengenaan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM).

Baca Juga:  Beredar Video Presiden Jokowi Janjikan Uang Rp12 Miliar Bagi Timnas

Barang-barang tersebut mencakup hunian mewah seperti rumah, apartemen, dan kondominium dengan harga jual Rp30 miliar atau lebih, pesawat pribadi, kapal pesiar, serta kendaraan bermotor yang sebelumnya sudah dikenakan PPnBM. Senjata api, peluru, dan balon udara untuk keperluan pribadi juga masuk dalam kategori ini.

Baca Juga:  Penjualan BBM Drop Sampai 13 Persen, Kabar LPG Gimana?

Sri Mulyani menegaskan bahwa kebutuhan pokok seperti beras, gula, susu, daging, dan produk pertanian tetap bebas dari pengenaan PPN. Barang-barang lainnya seperti sabun, sampo, dan kebutuhan sehari-hari juga tidak mengalami kenaikan tarif, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir.

Pages ( 1 of 2 ): 1 2