Daerah

Tak Lagi Tatap Muka, Doktrin Radikalisme Kini Lewat Game Online dan Medsos

×

Tak Lagi Tatap Muka, Doktrin Radikalisme Kini Lewat Game Online dan Medsos

Sebarkan artikel ini
Kepala Kesbangpol Jabar Wahyu Mijaya bicara soal doktrin radikalisme di game online.
Kepala Kesbangpol Jabar Wahyu Mijaya (Foto: Instagram @bakesbangpol_jabar)

JABARNEWS | BANDUNG – Kesbangpol Jabar memperingatkan bahaya doktrin radikalisme yang menyasar anak-anak kini menyusup lewat game online dan medsos, bukan lagi mengandalkan pertemuan tatap muka.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jabar, Wahyu Mijaya, mengungkapkan bahwa ancaman radikalisme saat ini berkembang jauh lebih halus.

Baca Juga:  BNPT Ingatkan Ancaman Radikalisme Lewat Game Online, Orang Tua Diminta Awasi Aktivitas Anak

Menurutnya, para penyebar paham ekstrem tidak lagi bergantung sepenuhnya pada pola perekrutan konvensional, melainkan memanfaatkan ruang digital yang sulit terdeteksi orang tua.

Baca Juga:  Creative School Project, Membangun Bakat Siswa SMK di Jabar

“Terorisme sekarang sudah masuk melalui berbagai game yang dimainkan anak-anak. Setelah diarahkan pada kekerasan, kemudian masuk pada pemahaman terorisme,” tegas Wahyu dikutip dari Antara, Sabtu (29/11/2025).

Baca Juga:  Jangan Sok Sibuk! Ridwan Kamil Bilang Pemuda Harus Berani Urusi Masyarakat

Wahyu menyoroti adanya modus berbahaya dalam beberapa model video game tertentu. Di dalamnya terdapat simulasi yang menyerupai tata cara pembuatan bahan peledak.

Pages ( 1 of 4 ): 1 234