DPRD Jabar

Komisi V DPRD Jabar Soroti Lemahnya Pendataan Lulusan sebagai Akar Masalah SMK

×

Komisi V DPRD Jabar Soroti Lemahnya Pendataan Lulusan sebagai Akar Masalah SMK

Sebarkan artikel ini
Komisi V
Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, George Edwin Sugiharto, S.I.P. (Foto: Istimewa).

JABARNEWS | PURWAKARTA – Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat menilai lemahnya pendataan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menjadi akar permasalahan utama dalam pengembangan pendidikan vokasi di Jawa Barat.

Selama ini, laporan pendidikan dinilai lebih banyak menampilkan sisi keberhasilan, sementara data mengenai kondisi lulusan pasca kelulusan, seperti tingkat penyerapan kerja maupun pengangguran, masih sangat minim. Padahal, tanpa data yang komprehensif, perbaikan kebijakan pendidikan sulit dilakukan secara tepat sasaran.

Baca Juga:  DPRD Jabar Sesalkan Tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang, PSSI Diminta Lakukan Evaluasi Total

Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, George Edwin Sugiharto, S.I.P., saat kunjungan kerja bersama Komisi V DPRD Jabar ke Kabupaten Purwakarta dalam rangka monitoring program SMK Pusat Keunggulan di SMKN 1 Sukatani, Selasa (27/1/2026).

Baca Juga:  Minim Tenaga Pengajar, DPRD Jabar Ingatkan Pemprov Berikan Perhatian pada SLBN

George mendorong agar seluruh SMK di Jawa Barat melakukan pendataan alumni secara berkelanjutan. Pendataan tersebut meliputi persentase lulusan yang bekerja sesuai bidang keahlian, bekerja di luar bidang, berwirausaha, menganggur, hingga yang melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

Baca Juga:  DPRD Jabar Apresiasi Hadirnya Bale Pananggeuhan di Gedung Sate, Tegaskan Pemerintah Hadir untuk Warga

Menurutnya, data tersebut sangat penting sebagai bahan evaluasi untuk disampaikan kepada pemerintah daerah maupun pemerintah pusat dalam menyusun kebijakan pendidikan vokasi.

Pages ( 1 of 2 ): 1 2