Daerah

43 Siswa dan Guru Keracunan MBG, Wali Kota Cimahi Tutup Total Distributor SPPG Karangmekar

×

43 Siswa dan Guru Keracunan MBG, Wali Kota Cimahi Tutup Total Distributor SPPG Karangmekar

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Cimahi, Ngatiyana
Wali Kota Cimahi, Ngatiyana. (foto: istimewa)

JABARNEWS | CIMAHI – Wali Kota Cimahi Ngatiyana mengambil langkah tegas dengan menutup sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karangmekar 002 setelah puluhan siswa dan seorang guru mengalami keracunan usai mengonsumsi program Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Keputusan tersebut diambil menyusul insiden keracunan massal yang terjadi pada Rabu, 25 Februari 2026, di wilayah Kecamatan Cimahi Tengah, Cimahi. Pemerintah kota langsung menghentikan operasional distributor makanan yang diduga menjadi sumber keracunan.

Baca Juga:  Kapolres Cimahi Imbau Warga Lebih Waspada Merebaknya Upal Jelang Lebaran

“Kami telah menginstruksikan agar operasional distributor MBG yang menjadi sumber keracunan di wilayah Kecamatan Cimahi Tengah dihentikan atau ditutup total sampai batas waktu yang belum ditentukan,” kata Ngatiyana, Kamis (26/2/2026).

Baca Juga:  Ratusan Buruh di Cimahi Kena PHK Jelang Ramadhan, Pesangon Dicicil Dua Tahun

Berdasarkan pendataan pemerintah, jumlah korban mencapai 43 orang yang terdiri dari siswa tingkat TK, SD, SMP, serta satu orang guru. Gejala keracunan muncul tidak lama setelah mereka menyantap paket makanan yang berisi onigiri, apel, susu, kurma, dan telur.

Baca Juga:  PPDI Purwakarta: Akses Bagi Penyandang Disabilitas di Purwakarta Masih Kurang

Dinas Kesehatan Kota Cimahi bergerak cepat melakukan evakuasi dan penanganan medis terhadap seluruh korban. Mereka dirawat dan dipantau di tiga rumah sakit, yakni RSUD Cibabat, RS Dustira, dan RS Mitra Kasih Cimahi.

Pages ( 1 of 2 ): 1 2