JABARNEWS | BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, merespons ramainya perbincangan publik terkait rencana pinjaman daerah sebesar Rp2 triliun yang disebut akan diajukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat kepada Bank BJB.
Dedi menegaskan rencana tersebut hingga saat ini masih sebatas wacana dan belum menjadi keputusan final pemerintah daerah.
“Ramai soal rencana pinjaman Pemprov Jabar ke Bank BJB senilai Rp2 triliun. Saya katakan itu baru rencana pinjaman yang bersifat wacana. Kami terus melakukan analisis dan evaluasi tentang opsi-opsi yang bisa Pemprov Jawa Barat lakukan selain opsi utang,” kata Dedi dalam keterangan yang diterima, Senin (9/3/2026).
Menurut dia, pemerintah provinsi masih melakukan kajian mendalam untuk mencari solusi pembiayaan lain sebelum memutuskan mengambil langkah pinjaman daerah.
Salah satu opsi yang saat ini diprioritaskan adalah melakukan negosiasi dengan Kementerian Keuangan Republik Indonesia terkait pembayaran Dana Bagi Hasil (DBH).





