Daerah

Dedi Mulyadi Ungkap Alasan Gedung Sate dan Gasibu akan Disatukan, Ternyata Untuk Ini

×

Dedi Mulyadi Ungkap Alasan Gedung Sate dan Gasibu akan Disatukan, Ternyata Untuk Ini

Sebarkan artikel ini
Dedi Mulyadi jawab kritik YLKI soal libur angkot Bandung saat Tahun Baru 2026
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (Foto: Istimewa)

JABARNEWS | BANDUNG – Revitalisasi kawasan pusat pemerintahan Jawa Barat mulai mengubah wajah Kota Bandung. Jalan Jalan Diponegoro yang selama ini membelah Gedung Sate dan Lapangan Gasibu akan dialihkan sebagai bagian dari penataan kawasan terpadu.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa jalan tersebut tidak akan ditutup, melainkan dipindahkan ke jalur baru yang memanfaatkan sebagian lahan Gasibu. Sementara itu, jalur lama akan difungsikan sebagai bagian dari halaman Gedung Sate.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Ancam Pidanakan Pelaku Pungli Jembatan Cirahong yang Viral

“Jadi tidak ditutup, tapi dialihkan. Nanti ada sebagian tanah Gasibu digunakan untuk jalan, sedangkan Jalan Diponegoro-nya digunakan untuk halaman. Jadi tukeran saja,” ujar Dedi.

Baca Juga:  Polisi Periksa Donatur dan Sumber Makanan Terkait Karacunan Massal di Purwakarta

Menurutnya, perubahan ini bertujuan menyatukan kawasan Gedung Sate hingga Gasibu menjadi satu sumbu utama yang terintegrasi. Area tersebut nantinya akan difungsikan sebagai lokasi upacara kenegaraan di depan Gedung Sate.

Baca Juga:  Terbang ke Aceh, Dedi Mulyadi Jemput Puluhan Warga Jabar yang Terjebak Banjir

Dedi menilai kondisi halaman Gedung Sate saat ini belum merepresentasikan karakter bangunan bersejarah tersebut. Karena itu, revitalisasi dilakukan untuk menghadirkan ruang terbuka yang lebih luas dan mencerminkan identitas Jawa Barat.

Pages ( 1 of 3 ): 1 23