Daerah

Dedi Mulyadi Larang Hajatan Mewah, Gen Z Diminta Nikah Sederhana Tanpa Paksaan Biaya

×

Dedi Mulyadi Larang Hajatan Mewah, Gen Z Diminta Nikah Sederhana Tanpa Paksaan Biaya

Sebarkan artikel ini
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi tinjau banjir Bojongsoang dan umumkan bantuan relokasi Rp10 juta per KK
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (Foto: Istimewa)

JABARNEWS | BANDUNG – Rencana Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengeluarkan surat edaran terkait pesta pernikahan memicu perhatian. Ia secara terbuka mengimbau generasi muda, khususnya Gen Z, untuk tidak memaksakan diri menggelar hajatan mewah yang melampaui kemampuan ekonomi.

Baca Juga:  Pemprov Jabar Gelontorkan Rp 600 Miliar untuk Bebaskan Ijazah Siswa Tertahan

Pernyataan itu disampaikan saat forum akademik, ketika Dedi menyoroti fenomena pernikahan yang kerap dibebani gengsi sosial. Ia menegaskan, esensi pernikahan bukan pada kemewahan acara, melainkan pada keabsahan secara agama dan negara.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Pastikan Beri Santunan Korban Longsor Tambang Gunung Kuda

“Saya mau bikin surat edaran, pasti diprotes, sudahlah anak-anak gen Z ini yang sekarang mau nikah ini sudahlah kalau orangtuanya gak mampu gak usah maksain diri hajatan,” kata Dedi dalam keterangan yang diterima, Rabu (15/4/2026).

Baca Juga:  Sah! Berikut Putusan Banding Sidang Gugatan Cerai Bupati Anne Terhadap Dedi Mulyadi

Menurut Dedi, konsep pernikahan sederhana justru lebih realistis dan tidak memberatkan. Ia menggambarkan skenario ideal tanpa pesta berlebihan.

“Pagi-pagi datang ke KUA akad, sore sudah pulang, besoknya sudah dagang lagi,” katanya.

Pages ( 1 of 3 ): 1 23