JABARNEWS | BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung menjadikan pembenahan transportasi publik sebagai agenda utama pada 2026, dengan mendorong proyek Bus Rapid Transit (BRT) dan peremajaan angkutan kota berbasis listrik.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan fokus tersebut muncul dari evaluasi layanan publik yang dinilai masih belum memenuhi tingkat kepuasan masyarakat.
“Tahun ini adalah tahun infrastruktur. Kita akan melakukan perbaikan di hampir seluruh ruas jalan, sekaligus memperkuat sistem transportasi publik,” ujar Farhan dalam keterangan yang diterima, Sabtu (18/4/2026).
Menurut dia, pengembangan BRT yang didukung pemerintah pusat, khususnya Kementerian Perhubungan, diharapkan menjadi tulang punggung transportasi massal di Kota Bandung.
“Untuk BRT, kami mendapat dukungan penuh dari Kementerian Perhubungan. Ini akan menjadi solusi transportasi publik yang lebih modern dan terintegrasi,” katanya.





