“Ada bencana hingga viral baru berbondong-bondong investigasi dan pasang muka yang seolah-olah seperti pahlawan di siang bolong. Tidak ada data pasti yang mestinya dalam upaya mitigasi setidaknya ada data yang memiliki perlakuan khusus untuk dijaga, dilestarikan bahkan dipulihkan,” katanya.
Untuk mencegah bencana ekologis yang lebih besar, Walhi mendesak pemerintah segera menjalankan mitigasi serius.
Menurut Wahyudin, langkah konkret yang harus diambil meliputi pengetatan kegiatan di kawasan hutan serta perlindungan total terhadap area yang memiliki fungsi penting sebagai resapan air.(red)





