Daerah

Aplikasi Nyari Gawe Dilirik Banyak Provinsi, Dedi Mulyadi: Gak Perlu Bawa Map Lagi

×

Aplikasi Nyari Gawe Dilirik Banyak Provinsi, Dedi Mulyadi: Gak Perlu Bawa Map Lagi

Sebarkan artikel ini
Dedi Mulyadi
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. (Foto: Istimewa).

JABARNEWS | BANDUNG – Inovasi digital Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali menarik perhatian nasional. Aplikasi pencari kerja “Nyari Gawe” yang digagas Pemprov Jabar kini diminati oleh sejumlah daerah lain seperti Jawa Tengah, DKI Jakarta, Kalimantan, dan Sumatera untuk diadopsi sebagai sistem layanan ketenagakerjaan modern.

Baca Juga:  Pajak Kendaraan Tembus Rp1,3 M, Dedi Mulyadi Janji Sulap Jalan Jabar Jadi Mulus

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan hal itu saat menghadiri Peringatan Hari Jadi ke-24 Kota Tasikmalaya, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Tasikmalaya, Jalan R.E. Martadinata, Jumat (17/10/2025), lalu.

“Awalnya aplikasi ini hanya untuk internal Jawa Barat. Tapi sekarang banyak provinsi lain seperti Jawa Tengah, DKI Jakarta, Kalimantan, dan Sumatera yang meminta akses,” ujar Dedi, yang akrab disapa KDM dalam keterangan yang diterima, Senin (20/10/2025).

Baca Juga:  Polisi Kejar Pelaku Utama Pesta Miras Oplosan Berujung Maut di Purwakarta

Ia menjelaskan, pengembangan aplikasi tersebut akan dilengkapi dengan fitur berbahasa Inggris agar perusahaan asing juga dapat langsung mencari tenaga kerja lokal di Indonesia. “Kalau sudah begitu, kan beres,” tambahnya.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Serahkan Sertifikat ke 4.500 Lulusan SMA/SMK Jabar Siap Kerja di BYD

Menurut KDM, hadirnya Nyari Gawe menjadi solusi nyata bagi masyarakat yang selama ini kesulitan mencari pekerjaan. Ia menilai, sistem lamaran kerja konvensional dengan membawa berkas fisik sudah tidak relevan di era digital seperti sekarang.

Pages ( 1 of 2 ): 1 2