Daerah

Bey Machmudin: UMK Kota Bekasi Tertinggi, Banjar Terendah

×

Bey Machmudin: UMK Kota Bekasi Tertinggi, Banjar Terendah

Sebarkan artikel ini
Pj Gubernur Jabar
Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin i Gedung Sate Bandung, Kamis (30/11/2023). (Foto: Istimewa).
Pj Gubernur Jabar
Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin i Gedung Sate Bandung, Kamis (30/11/2023). (Foto: Istimewa).

Bagi daerah yang menetapkan UMK tidak berdasarkan PP 51, maka dilakukan koreksi dan disesuaikan perhitungannya sesuai ketentuan PP, yakni inflasi per September 2023 sebesar 2,35 persen dan indeks tertentu atau alfa dengan rentang 0,1-0,3.

Sisanya 13 daerah merekomendasikan besaran nilai UMK sesuai formulasi penyesuaian upah minimum, yaitu Kabupaten Bekasi, Indramayu, Cirebon, Kuningan, Tasikmalaya, Ciamis, Pangandaran. Lalu Kota Bogor, Sukabumi, Cirebon, Tasikmalaya, Banjar, dan Kota Bandung.

Baca Juga:  Bey Machmudin Tak Ingin Warga Jabar Jadi Pemeran Figuran dalam Wujudkan Indonesia Emas 2045

Bey menyebut, UMK tertinggi Kota Bekasi Rp5.343.430 naik Rp185.181,80 atau 3,59 persen dari tahun sebelumnya Rp5.158.248,20. Menyusul Kabupaten Karawang yang pada 2023 sebesar Rp5.176.179,07 dan pada 2024 naik Rp81.654,93 atau 1,58 persen jadi sebesar Rp. 5.257.834.

Baca Juga:  Sopir Bus Penyebab Laka Beruntun di Cipularang Terancam 5 Tahun Bui

Sementara UMK terendah Kota Banjar Rp2.070.192, naik Rp72.072,95 atau 3,61 persen dari 2023 Rp1.998.119,05. Sedangkan Kota Bandung UMK 2024 sebesar Rp4.209.309, atau naik Rp160.846,31 atau 3,97 persen dari tahun 2023 Rp4.048.462,69.

Baca Juga:  Bey Machmudin Sebut ada 29 Korban Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang KM 92

Bey mengatakan UMK 2024 berlaku bagi pekerja dengan masa kerja kurang dari 1 tahun. Sementara pekerja dengan masa kerja kurang dari 1 tahun tapi memiliki kualifikasi tertentu yang disyaratkan dalam jabatan dapat diberikan upah lebih besar dari upah minimum.

Pages ( 2 of 3 ): 1 2 3