“Kita bertekad lulusan BINUS tidak boleh menganggur,” tegasnya.
Sementara itu, Head of Psychology Department BINUS University Esther Widhi Andangsari menilai pemilihan karier memiliki dampak besar terhadap kehidupan seseorang. Karena itu, mahasiswa perlu memahami potensi diri sejak awal sebelum menentukan jurusan maupun pekerjaan.
“Memilih karier sama pentingnya dengan memilih jodoh dan pernikahan, karena itu sangat melingkupi kehidupan kita,” ujarnya.
Menurut Esther, remaja akhir umumnya masih berada dalam fase eksplorasi diri sehingga membutuhkan dukungan lingkungan, terutama orang tua, dalam menentukan arah pendidikan dan karier.
Ia menilai tekanan mencari pekerjaan dapat memengaruhi kepuasan hidup hingga kesehatan mental mahasiswa. “Kesusahan mencari kerja bisa menurunkan motivasi dan berdampak pada kariernya. Mereka juga merasa cemas terhadap masa depan,” katanya.





