Karena itu, peran orang tua dinilai penting sebagai pendamping dalam proses pengambilan keputusan pendidikan anak.
“Ketika anak sedang bingung memilih, maka orang tua bisa berfungsi dalam mendampingi. Orang tua bisa menjadi validator,” ujarnya.
Esther menambahkan, perguruan tinggi saat ini tidak cukup hanya memberikan kemampuan akademik. Dukungan program pengembangan skill dan pengalaman industri dinilai menjadi faktor penting dalam membangun kesiapan kerja mahasiswa.
Pandangan serupa disampaikan orang tua mahasiswa BINUS Bandung, Vivi Dewiyanti Setiadi. Ia mengaku melihat perubahan pada anak-anaknya sejak menjalani pendidikan di BINUS.
“Tiga anak saya sudah kuliah di BINUS,” katanya.





