Daerah

Dedi Mulyadi: Nilai Adab Sunda Jadi Fondasi Pembangunan Bangsa

×

Dedi Mulyadi: Nilai Adab Sunda Jadi Fondasi Pembangunan Bangsa

Sebarkan artikel ini
Dedi Mulyadi
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. (Foto: Istimewa).

KDM sapaan akrab Dedi Mulyadi mencontohkan toleransi yang telah melekat dalam keseharian masyarakat Sunda sejak lama.

“Saat saya kecil, setiap bulan Januari selalu turun hujan ngebul. Orang-orang menyebutnya ‘ieu keur tahun baru China, ceunah’. Artinya, simbol-simbol kebudayaan itu sudah menjadi bagian dari kehidupan bersama, bukan sumber perpecahan,” katanya.

Baca Juga:  Ada Bercak Darah Misterius di Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Milik Siapa?

Ia menilai berbagai konflik sosial yang terjadi selama ini bukan disebabkan oleh perbedaan agama atau budaya, melainkan karena kepentingan politik yang menunggangi simbol-simbol keagamaan dan identitas kelompok.

Baca Juga:  Duh! Mobil Plat Merah Milik Dinas Pertanian Cianjur Rusak dan Terbengkalai

“Dalam sejarah bangsa Indonesia, seluruh daerah telah memahami pluralisme sejak lahir. Hal yang merusak justru ekspansi kekuasaan dan hegemoni ekonomi,” tegasnya.

Baca Juga:  Rancaekek Rawan Banjir, KAI Daop 2 Bandung Antisipasi Gangguan Perjalanan

Dedi mengajak masyarakat untuk kembali meneguhkan nilai-nilai adab sebagai pedoman hidup berbangsa dan bernegara.

Pages ( 2 of 3 ): 1 2 3