Pertemuan tersebut diwarnai suasana haru lantaran orang tua siswa tak kuasa menahan malu dan penyesalan atas perilaku buah hati mereka.
”Anak tersebut, orang tuanya sudah dipanggil ke sekolah, orang tuanya menangis merasa menyesal atas perilaku anaknya,” ucap Dedi Mulyadi.
Tolak Skorsing, Usul Sanksi Kerja Sosial
Meski pihak SMAN 1 Purwakarta telah menjatuhkan sanksi skorsing selama 19 hari, Dedi Mulyadi memiliki pandangan berbeda.
Baginya, merumahkan siswa justru tidak efektif dalam membina mental. Ia mengusulkan agar hukuman diubah menjadi aksi bersih-bersih di lingkungan sekolah.
Usulan sanksi Dedi Mukyadi tersebut berupa membersihkan halaman sekolah, menyapu, hingga membersihkan toilet.





