Sementara durasi sanksi bisa fleksibel, mulai dari 1 hingga 3 bulan, bergantung pada perubahan perilaku siswa.
”Saya memberikan saran, anak itu tidak diskorsing selama 19 hari. Ini saran, mudah-mudahan bisa digunakan. Tetapi mendapatkan hukuman membersihkan halaman sekolah, menyapu setiap hari, dan membersihkan toilet,” tegasnya.
Dedi menekankan bahwa esensi dari sebuah sanksi di dunia pendidikan bukan sekadar menghukum, melainkan memberikan efek jera yang edukatif.
”Waktunya bisa satu bulan, bisa dua bulan, bisa tiga bulan, tergantung perkembangan anak itu. Prinsipnya dasarnya adalah, setiap hukuman yang diberikan harus bermanfaat bagi pembentukan karakter,” tutup Dedi. (trn)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





