Daerah

Duh! Populasi Lobster di Pangandaran Turun, Ini Penyebabnya

×

Duh! Populasi Lobster di Pangandaran Turun, Ini Penyebabnya

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Lobster. (Foto: Kompas/com).
Ilustrasi Lobster. (Foto: Kompas/com).

Menurut Mega, seharusnya udang lobster baru bisa ditangkap dan dikonsumsi setelah beratnya mencapai 2 ons hingga 1 kilogram dengan harga antara Rp 200 ribu hingga Rp 1 juta.

“Selain mudah ditangkap harga baby lobster cukup menggiurkan karena satu ekor baby lobster dihargai Rp. 3.000 sampai Rp 15.000 per ekor,” jelasnya.

Baca Juga:  24 Orang Calon PMI Ilegal Diselamatkan Polisi Lampung dari TPPO

Mega menyebutkan, maraknya penangkapan baby lobster menjadi pemicu menurunnya hasil tangkapan lobster siap konsumsi. Sekaligus jadi biang kerok menurunnya populasi lobster di laut Pangandaran.

Baca Juga:  Kecamatan Mandalajati dan Ujungberung Jadi Kampung Siaga Bencana Gara-gara Masuk Wilayah Rawan

“Baby lobster yang mereka tangkap dijual ke pengepul, sementara menurut regulasi harusnya dijual ke tempat budidaya. Sayangnya sampai saat ini di Pangandaran belum ada pembudidaya lobster,” tandasnya. (Red)

Baca Juga:  Wow! Tahun Ini, Desa Mandiri di Pangandaran Bertambah 93

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pages ( 2 of 2 ): 1 2