Gara-gara Ini, Mantan Ketua KPU Purwakarta Terancam Empat Tahun Penjara

Edwar Zulkarnain
Kapolres Purwakarta, AKBP Edwar Zulkarnain. (Foto: Gin/JabarNews).

JABARNEWS | PURWAKARTA – Polres Purwakarta menetapkan mantan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Purwakarta, AIF (39) sebagai tersangka kasus penipuan dan penggelapan.

Kapolres Purwakarta, AKBP Edwar Zulkarnain mengatakan, terkait dengan kasus penipuan tersebut, mantan Ketua KPU Purwakarta dikenai Pasal 378 dan Pasal 372.

Baca Juga:  Simak, Begini Cara Daftar Vaksinasi Covid-19 Untuk Lansia Di Bandung

“Pelaku disangkakan sesuai dengan KUHP Pasal 378 dan/atau Pasal 372,” kata pria yang akrab disapa Edwar itu, pada Senin, 4 Desember 2023.

Baca Juga:  KPU Purwakarta Gelar Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilu 2024

Ia mengatakan, dalam pasal tersebut, Ghisca terancam hukuman pidana selama 4 tahun. Pasal 378 itu 4 tahun dan/atau pasal penggelapan itu hukumannya 4 tahun,” imbuhnya.

Baca Juga:  Pemkot Bekasi Belum Tutup Permanen Lampu Merah CBD Cibubur, Ini Alasannya

Kapolres menjelaskan, modus tersangka ini yakni menawarkan kepada korban untuk menjadi investor dalam proyek Infrastruktur desa yang bersumber dari batuan keuangan (Bankeu) Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2021.