“Ini menunjukkan pentingnya pendekatan berbasis tempat kerja sebagai strategi pencegahan,” ujarnya.
Untuk menekan angka penularan, pemerintah kota bersama KPA menjalankan berbagai program, mulai dari edukasi remaja, skrining calon pengantin dan ibu hamil, hingga pemeriksaan di tempat kerja dan ruang publik.
Selain itu, penguatan komunitas melalui program Warga Peduli AIDS (WPA) dan peran Community Organizer juga menjadi bagian dari strategi memperluas jangkauan pencegahan.
Akses pengobatan pun terus diperluas, dengan 31 fasilitas kesehatan di Bandung yang menyediakan layanan terapi ARV.
Agung menilai tingginya angka temuan kasus justru menunjukkan upaya deteksi yang semakin intensif.





