Kasus PMK di Kota Bogor Turun, Tinggal 60 Ekor Sapi

Ilustrasi lalu lintas hewan antardaerah di Jabar. (Foto: Dok. JabarNews).

JABARNEWS | BOGOR – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor mencatat, telah terjadi penurunan kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) hewan ternak.

Berdasarkan data yang diterima, jumlah sapi yang terinfeksi PMK telah menurun signifikan dari 184 ekor menjadi tinggal 60 ekor.

Baca Juga:  Terminal Barangangsiang Bogor Mulai Disesaki Pemudik, Diprediksi Puncaknya Terjadi Pada H-3 Lebaran

“Sudah turun ‘banget’, tinggal 60 sapi dalam perawatan. Insya Allah Idul Adha konsumsi sapi layak, aman,” kata Kepala DKPP Kota Bogor Anas Rasmana di Bogor, Selasa (5/7/2022).

Baca Juga:  Banjir Rob Diperkirakan akan Landa Pesisir Selatan Jawa Barat, BMKG Minta Waspada

Dia menyebutkan dari 60 sapi yang masih terinfeksi PMK bergejala ringan, 18 sapi berada di Rumah Potong Hewan (RPH) Bubulak dan 42 sapi lain berada di para pedagang luar RPH.

Baca Juga:  Stok Beras di Kota Bandung Dipastikan Aman hingga Akhir Tahun 2023

Menurutnya, situasi penurunan jumlah sapi terinfeksi PMK membuat masyarakat Idul Adha yang tinggal enam hari lagi, yakni Sabtu (9/7/2022) dan Minggu (10/7/2022) tidak perlu khawatir mengenai kebutuhan hewan kurban maupun daging sapi konsumsi sehari-hari dari pasar.