Daerah

Kisah Perjuangan Srikandi PLN Salurkan Listrik ke Daerah 3T di Sulawesi

×

Kisah Perjuangan Srikandi PLN Salurkan Listrik ke Daerah 3T di Sulawesi

Sebarkan artikel ini
Srikandi PLN saat bertugas menerangi Desa Nesowi, Konawe, Sulawesi Tenggara. (Foto: Istimewa).
Srikandi PLN saat bertugas menerangi Desa Nesowi, Konawe, Sulawesi Tenggara. (Foto: Istimewa).

Dengan semangat membangun kapasitas perempuan yang anggun, tangguh dan produktif, Srikandi PLN ini mengaku terus berkarya. Berperan aktif dalam melistriki daerah 3T di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat.

Ia selalu gembira ketika berhasil mengatasi tantangan berat saat ditugaskan PLN. Termasuk saat melakukan survei perencanaan pembangunan jaringan listrik di Desa Tolala, Kabupaten Kolaka Timur. Saripa menceritakan dirinya butuh waktu sembilan jam untuk sampai ke lokasi dengan medan yang ekstrem berupa jalanan tebing batu dan pinggir jurang.

Baca Juga:  Pelanggan PLN Bertambah Jadi 89,15 Juta pada 2023, Paling Banyak dari Golongan Rumah Tangga

“Meski medan tempuhnya sangat ekstrem, saat desa berhasil dilistriki, rasa bangga dan haru terasa dalam jiwa saya. Saya bersyukur masyarakat di desa juga bisa merasakan manfaat listrik seperti saya, utamanya anak-anak yang bisa belajar di malam hari karena mereka adalah generasi penerus bangsa,” lanjut Saripa.

Pengalaman berbeda diungkapkan oleh Shila (28), Srikandi PLN yang bertugas di PLN Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Makassar. Shila menjadi salah satu motor penggerak donasi karyawan dalam program “Light Up The Dream”, yakni program bantuan untuk warga kurang mampu agar tetap dapat menikmati layanan listrik sendiri.

Baca Juga:  PLN dan Kementerian ATR/BPN Amankan Aset Negara

Hasil dari donasi tersebut mampu mewujudkan mimpi Muliati (41), warga Kelurahan Rappojawa Kota Makassar untuk dapat memiliki listrik di rumahnya. Selain penyambungan listrik gratis dari PLN, bantuan ini juga mengurangi urunan tagihan listrik Muliati bersama tetangganya.

Baca Juga:  Pemulihan Pasca Covid-19, PLN Bukukan Laba Bersih Rp14,4 Triliun pada 2022

“Sebelumnya, Muliati harus membayar Rp 200 ribu per bulan ke tetangganya untuk membayar listrik. Namun setelah mendapatkan akses gratis listrik PLN, ia hanya mengeluarkan biaya Rp 50 ribu per bulan untuk membeli token. Bagi kami, ini adalah bahagia sesungguhnya karena pekerjaan kami dapat berguna bagi masyarakat yang membutuhkan,” jelas Shila.

Pages ( 2 of 3 ): 1 2 3