Daerah

KPPPA Dampingi secara Intensif Gadis Disabilitas Korban Kekerasan Seksual di Bandung

×

KPPPA Dampingi secara Intensif Gadis Disabilitas Korban Kekerasan Seksual di Bandung

Sebarkan artikel ini
Deputi Perlindungan Khusus Anak KPPPA, Nahar saat di Bandung
Deputi Perlindungan Khusus Anak KPPPA, Nahar saat di Bandung. (foto: istimewa)
Deputi Perlindungan Khusus Anak KPPPA, Nahar saat di Bandung
Deputi Perlindungan Khusus Anak KPPPA, Nahar saat di Bandung. (foto: istimewa)

Saat ini, korban didampingi oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bandung. Untuk membantu pengambilan keterangan, DP3A telah menyediakan penerjemah bahasa isyarat, mengingat korban memiliki keterbatasan pendengaran.

Baca Juga:  Prabowo dan Ridwan Kamil Disebut Miliki Sejarah Panjang, Begini Kata Politisi Gerindra

“Karena keterbatasan komunikasi, pendampingan oleh penerjemah sangat penting. Selain itu, kondisi fisik dan mental korban harus dipastikan mendapatkan perhatian melalui pendampingan medis dan psikologis,” jelas Nahar.

Baca Juga:  Surat Bebas COVID-19 Palsu Ada Cap Dinas, Ini Kata Bupati Cianjur

“Kami juga memeriksa sejauh mana proses hukum berjalan dan memastikan hak-hak korban dari sisi perawatan kesehatan terpenuhi,” tambahnya.

Sementara itu, anggota DPR RI Atalia Praratya mengungkapkan bahwa jumlah pelaku yang terlibat dalam kasus ini lebih dari sembilan orang. Informasi ini diperoleh saat Atalia mengunjungi rumah korban di kawasan Cidadap.

Baca Juga:  Bukan Rombongan Polisi yang Tabrak Mahasiswi hingga Tewas di Cianjur, Tapi Mobil Ini
Pages ( 2 of 3 ): 1 2 3