Sebagai bagian dari kegiatan edukasi lingkungan, pengunjung diminta membawa maksimal lima sampah plastik bekas yang telah dibersihkan untuk digunakan dalam sesi live demo pembuatan karya seni.
Teguh J. Dwiyono dikenal sebagai pelukis Indonesia yang memelopori penggunaan bahan limbah sebagai media berkarya. Ia tercatat sebagai pelukis pertama di Indonesia yang menggunakan media cangkang telur dan memperoleh penghargaan dari Museum Rekor-Dunia Indonesia pada 2005.
Selain cangkang telur, Teguh juga aktif mengembangkan teknik seni rupa berbasis limbah plastik sebagai bagian dari upaya mengurangi pencemaran lingkungan.
Pada Mei 2025 lalu, karya-karyanya juga dipamerkan dalam eksibisi bertajuk “Sisa Menjadi Cipta” di Galeri Nayanika yang menyoroti narasi keberlanjutan melalui transformasi barang tidak terpakai menjadi karya visual bermakna.
Dalam pameran kali ini, Teguh berharap masyarakat semakin sadar pentingnya merawat lingkungan melalui langkah sederhana.





