Daerah

Pansus 2 DPRD, Kembali Bahas Draf Raperda Pengelolaan Keuangan Daerah

×

Pansus 2 DPRD, Kembali Bahas Draf Raperda Pengelolaan Keuangan Daerah

Sebarkan artikel ini

JABARNEWS | BANDUNG – Pansus 2 DPRD Kota Bandung melanjutkan pembahasan Raperda Kota Bandung tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, bersama BKAD, Bappelitbang, Bagian Hukum & Tim Naskah Akademik, di Ruang Rapat Komisi D DPRD Kota Bandung, pada Jumat (4/11/2022).

Rapat dipimpin oleh Ketua Pansus 2, H. Aries Supriyatna, S.H., M.H., dan diikuti Wakil Ketua Pansus 2, H. Rizal Khairul, S.IP., M.Si., juga anggota Pansus 2, H. Wawan Mohamad Usman, S.P., Erick Darmajaya, B.Sc., M.K.P., drg. Susi Sulastri, Hasan Faozi, S.Pd, Ir. H. Agus Gunawan, dan Iwan Hermawan, S.E., Ak., beserta Organisasi Pemerintah Daerah terkait.

Baca Juga:  Butuh 13 Petugas Damkar untuk Evakuasi Seorang Pria Penderita Obesitas di Kabupaten Bogor

Rapat dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Peserta rapat hadir baik secara langsung dan juga secara daring melalui teleconference.

Rapat kali ini Pansus 2 melakukan konfirmasi faktual terkait draf Raperda tersebut. Ada beberapa catatan dan pembahasan dalam rapat tersebut, seperti dipaparkan ketua Pansus 2, Aries Supriatna.

Baca Juga:  Kasus Arisan Bodong Mahasiswa Unisba, Edi Setiadi Tegaskan Hal Ini

“Pertama Perda ini given (peraturan turunan dari UU). Mungkin diganti istilah-istilahnya saja, misal kepala daerah jadi wali kota. Namun di rapat sebelumnya udah tersisir. Kedua kewenangan pusat dan provinsi yang bukan kewenangan Bandung tidak dimasukan Perda,” kata Aries.

Ketiga, implementasi Pasal 100 tentang RKA SKPD ada beberapa hal yang sudah masuk dalam PP, dan Pansus 2 meminta agar keterangan-keterangan lain untuk diperjelas.

Baca Juga:  Vaksin IndoVac akan Dikirim ke Afrika, Tiga Negara Ini Jadi Sasarannya: Ada Zimbabwe!

Aries melanjutkan, draf Perda sudah tersusun baik, dan perlu konfirmasi faktual pada rapat selanjutnya.

“Jadi secara umum perda ini drafnya udah tersusun baik oleh Pemkot. Tinggal ada konfirmasi faktual, mudah-mudahan metoda draf PP dengan draf Perda. Setelah ini nanti ada agenda finalisasi,” ujar Aries. (Indra/Marhan/Humpro DPRD Kota Bandung)

Tinggalkan Balasan