Pasca Kecelakaan Bus di Ciater Subang, Pj Bupati Garut Larang Sekolah Lakukan Karyawisata

Pj Bupati Garut Barnas Adjidin
Pj Bupati Garut Barnas Adjidin. (foto: istimewa)

JABARNEWS │ GARUT – Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, mengeluarkan larangan sementara bagi sekolah-sekolah di wilayahnya untuk mengadakan kegiatan study tour atau karyawisata ke luar daerah.

Keputusan ini diambil sebagai tindak lanjut atas Surat Edaran (SE) Gubernur Jawa Barat yang diterbitkan pada 8 Mei 2024. Tepatnya pasca kecelakaan maut yang menewaskan 11 orang di Ciater, Kabupaten Subang.

Baca Juga:  Ini Kronologi Bus Arimbi Terperosok di Tol Cipularang yang Sebabkan Tujuh Orang Terluka

Dalam SE tersebut, Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, mengimbau Bupati dan Wali Kota di provinsi tersebut untuk memperhatikan tiga hal terkait pelaksanaan study tour.

Baca Juga:  Soal Kasus Siswa MAN 1 Bekasi Gagal Study Tour, Polisi Tangkap dan Periksa EO

Salah satu poin utama yang ditekankan adalah agar kegiatan bepergian jauh belum diizinkan untuk sementara waktu. “Sekolah belum diizinkan yang sifatnya bepergian jauh,” ujar Barnas pada Selasa (14/5).

Baca Juga:  Bey Machmudin Pastikan 13 Anggota Satpol PP di Garut Dikenai Sanksi Tegas Karena Tak Netral

Meskipun demikian, Barnas menambahkan bahwa keputusan ini bersifat sementara dan akan ditinjau kembali sesuai perkembangan situasi.