• Senin, 29 November 2021

KONI Pastikan Kesehatan Kontingen PON Jabar Jadi Prioritas

- Senin, 4 Oktober 2021 | 09:39 WIB
Tim Sepak Takraw Jabar saat berlaga di PON XX Papua 2021.  (Biro Adpim Jabar)
Tim Sepak Takraw Jabar saat berlaga di PON XX Papua 2021. (Biro Adpim Jabar)

JABARNEWS | BANDUNGKONI Jabar bersungguh-sungguh memperhatikan kesehatan dan keamanan kontingen PON Provinsi Jabar dari penularan Covid-19. Selain menjamin sarana prasarana penunjang protokol kesehatan (prokes), pengetesan juga dilakukan secara rutin.

Ketua Umum KONI Jabar Ahmad Saefudin mengatakan, Pemda Provinsi Jabar turut memfasilitasi alat pengetesan Covid-19 dan tenaga kesehatan. Kontingen PON Jabar pun mendapatkan banyak bekal, seperti vitamin dan sarana penunjang prokes.

"Secara dini, Pak Gubernur (Jabar Ridwan Kamil) sangat respons, sangat memperhatikan kesehatan kita. Kita juga dibekali dengan berbagai macam bekal-bekal agar para atlet tetap sehat, seperti vitamin," kata Ahmad dalam Podcast Juara.

Baca Juga: Vaksin Moderna Mulai Diberikan Kepada Masyarakat Umum di Kota Bandung

Menurut Ahmad, Pemda Provinsi Jabar memberikan hibah berupa alat pengetesan dengan metode PCR. Alat pengetesan itu rutin digunakan untuk atlet yang intens berkontak fisik saat berlaga di PON, seperti atlet bela diri.

"Satu hari menjelang pertandingan, kita harus melaksanakan swab antigen. Kita melengkapinya, dokternya, sarana dan prasarananya. Kemudian kami juga sudah berkoordinasi dengan Labkes," katanya.

"Bahkan Gubernur Jabar memberikan hibah satu alat untuk melaksanakan PCR. Inilah kiat kita untuk menetralisir dan memberikan keyakinan, kepercayaan diri, untuk tidak terpengaruh situasi yang menekan," imbuhnya.

Baca Juga: Setiawan Wangsaatmaja Pastikan Seluruh Atlet Jabar di PON XX Papua dalam Kondisi Prima

Guna memberikan keamanan dari penularan Covid-19, aktivitas kontingen Jabar dibatasi. Jika sudah bertanding dan berlatih, para atlet harus langsung pulang ke penginapan. Hal itu dilakukan untuk mencegah penularan Covid-19 sekaligus menjaga kondisi fisik.

"Atlet tidak boleh keluar setelah melaksanakan pertandigan. Wajib ke penginapan dan tidak boleh keluar. Kita 100 persen melayani kebutuhan-kebutuhan atlet. Dan memang, untuk menjaga kesehatan, yang paling pokok selain vitamin, kita memberikan air yang lebih agar tidak dehidrasi," ucap Ahmad.

Halaman:

Editor: Rian Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X