• Minggu, 5 Desember 2021

Anggota DPRD Indramayu Jadi Tersangka Penyerangan Brutal Petani Tebu, Jejaknya Ada Sejak 2015

- Rabu, 6 Oktober 2021 | 23:16 WIB
Polisi menetapkan anggota DPRD Indramayu Taryadi menjadi tersangka kasus kematian dua petani tebu di lahan PG Jatitujuh. (Tangkapan layar video viral.)
Polisi menetapkan anggota DPRD Indramayu Taryadi menjadi tersangka kasus kematian dua petani tebu di lahan PG Jatitujuh. (Tangkapan layar video viral.)

JABARNEWS | INDRAMAYU – Kepolisian menetapkan tujuh tersangka dalam kasus kematian dua petani tebu di lahan PG Jatitujuh, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Para tersangka tersebut berasal dari Forum Komunikasi Masyarakat Indramayu Selatan (F-Kamis), kelompok yang melakukan penyerangan secara brutal terhadap para petani tebu

Dari tujuh tersangka itu, Ketua F-Kamis Taryadi ialah salah satunya. Pria berusia 43 tahun itu juga merupakan anggota DPRD Kabupaten Indramayu dari Partai Demokrat.

Baca Juga: Kemiskinan Ekstrem di Karawang, Dinsos: Pendapatan Warga Hanya Rp30 Ribu Per Hari

Taryadi dianggap berperan dalam menggerakan dan menghasut kelompoknya untuk melawan aparat yang hendak melakukan upaya penindakan.

Selain Taryadi, tersangka kasus kematian tragis dua petani tebu di lahan PG Jatitujuh ialah pengurus F-Kamis berinisial DRYN (46), SBG (48), dan SWY (51).

"Dua tersangka lainnya masih DPO, tapi kita sudah kantongi nama-namanya," ujar Kapolres Indramayu AKBP Lukman Syarif dalam konferensi pers di Mapolres Indramayu, Rabu (6/10/2021).

Baca Juga: Harga Berbagai Komoditas Sayur Mayur di Cianjur Terjun Bebas, Ini Penyebabnya

Menurut dia, penetapan tujuh tersangka dalam kasus kematian dua petani tebu di Indramayu itu dilakukan setelah polisi memeriksa 26 saksi.

Halaman:

Editor: Yoyo W

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gunung Semeru Erupsi, Warganet: Stay Safe Kawan-kawan

Sabtu, 4 Desember 2021 | 19:07 WIB
X