• Sabtu, 27 November 2021

Duh! Kemiskinan Ekstrem di Kabupaten Karawang Berada di Wilayah Pedesaan dan Pertanian

- Senin, 25 Oktober 2021 | 07:15 WIB
Ilustrasi kemiskinan ekstrem.  (Dok. JabarNews)
Ilustrasi kemiskinan ekstrem. (Dok. JabarNews)

JABARNEWS | KARAWANG - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Karawang mencatat, penduduk yang mengalami kondisi kemiskinan ekstrem berada di wilayah pedesaan dan pertanian.

Kepala Bidang Pembiayaan Monitoring dan Evaluasi Bappeda Ani Muthia mengatakan, penduduk berkategori miskin ekstrem di wilayah Karawang tidak hanya tersebar di 25 desa. Namun, penanganannya untuk sementara ini difokuskan di 25 desa tersebut.

"Saat ini penanganan kemiskinan ekstrem difokuskan di 25 desa yang masuk kategori pedesaan dan pertanian," kata Ani, di Karawang, Minggu, 24 Oktober 2021.

Baca Juga: Kota Bandung Promosikan PKL Lewat Parade Batagor dan Seblak, Ini Harapan Oded M Danial

Baca Juga: Lewat Ini, Ridwan Kamil Nyatakan Komitmen Majukan Pesantren

Dia menyampaikan, ada intervensi pemerintah pusat dalam penanganan kemiskinan ekstrem itu. Untuk tahun ini baru ada bantuan sosial, tapi ke depannya akan ada pemberdayaan usaha.

Ani menjelaskan, angka kemiskinan di Karawang pada 2020 mencapai 195.410 jiwa atau 8,26 persen dari jumlah penduduk Karawang yang mencapai 2,3 juta.

Baca Juga: Buat Buang Sampah, Pemerintah Kabupaten Bogor Setiap Hari Butuh Rp32,5 Juta

Baca Juga: Buat Buang Sampah, Pemerintah Kabupaten Bogor Setiap Hari Butuh Rp32,5 Juta

Dari angka kemiskinan yang mencapai 195.410 jiwa tersebut, sekitar 4,51 persennya atau sebanyak 106.780 jiwa dikategorikan kemiskinan ekstrem.

Halaman:

Editor: Rian Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sempat Ricuh, Kapolda Sumut Tinjau Pilkades di Dairi

Sabtu, 27 November 2021 | 12:48 WIB
X