Daerah

Ridwan Kamil Akui Program Citarum Harum Belum Berjalan Lancar, Kendalanya Masih Banyak

×

Ridwan Kamil Akui Program Citarum Harum Belum Berjalan Lancar, Kendalanya Masih Banyak

Sebarkan artikel ini
Gubernur Jabar
Ridwan Kamil. (Foto: Rian/JabarNews).
Gubernur Jabar
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (Foto: Rian/JabarNews).

“Hari ini juga kita mendapat penghargaan Kalpataru untuk warga dan institusi Jawa Barat, menandakan kita harus mewariskan Jawa Barat lebih baik lagi. Kualitas air dan sampah sudah membaik secara umum di awal 2017 tapi masih tunggu saja di 2025 sebagai akhir dari Citarum Harum seperti apa,” ucapnya.

Dia melanjutkan, berbagai persoalan telah dipetakan dan diharapkan dapat segera diselesaikan. Terlepas dari itu, dia mendorong kepada seluruh pihak, terutama media massa dan stakeholder yang terlibat dalam program Citarum Harum, untuk dapat menyiarkan kepada masyarakat setiap progres pekerjaan, serta mendukung kelancaran pelaksanaan penyempurnaan sungai tersebut.

Baca Juga:  Yana Mulyana Ingin Warga Kota Bandung Gunakan BLT BBM Lebih Produktif

“Setelah dipetakan masalah, progres hari ini. Akan dikoordinasikan per masalah untuk memastikan solusinya apa, karena ada 12 isu di Citarum ini. Tolong dipublikasikan agar warga tidak buang sampah, mengapresiasi banjir berkurang walaupun masih ada. Makanya media bagian dari Pentahelix,” imbuhnya.

Baca Juga:  Ridwan Kamil Full Senyum! Gibran Akui Bandung Jadi Role Model Ekraf Solo

Menurut Ridwan Kamil, kolaborasi dalam penanganan Citarum Harum sempat mendapat apresiasi pada 2021 silam pada forum PBB di Glasgow, Skotlandia. Dimana konsep pentahelix dianggap menginspirasi negara-negara lain di dunia. Maka dari itu dia meminta, siapapun pimpinannya kelak konsep tersebut tetap berjalan secara optimal.

Baca Juga:  Jelang Pilkada, Lilik Ardiansyah Terus Jalin Silaturahmi dengan Ulama dan Tokoh Masyarakat

“Gagasan jangan berhenti di sosok. Kolaborasi pentahelix, super tim maka dansatgas simbol saja. Kita berharap Citarum Harum jangan terpengaruh dengan jabatan politik,” pungkasnya. (Red)

Pages ( 2 of 2 ): 1 2