Ridwan Kamil Klaim Jabar Terdepan dalam Toleransi Keberagaman, Benarkah?

Ridwan Kamil
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersiilaturahmi bersama tokoh dan warga Tionghoa di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Senin (23/1/2023). (Foto: Biro Adpim Jabar).

JABARNEWS | BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengklaim bahwa indeks toleransi warga Jabar dalam keberagaman sangat tinggi.

Klaim Ridwan Kamil tersebut berdasarkan riset ilmiah terhadap toleransi keberagaman menyatakan bahwa lebih dari 90 persen warga Jabar menerima dan toleran terhadap warga lain yang berbeda keyakinan.

Baca Juga:  2.407 Jiwa Terdampak Banjir Bandang di Bogor, Ridwan Kamil: Hidupnya Harus Ditanggung Negara

“Tidak betul Jabar indeks toleransinya disebut kurang. Saya orangnya ilmiah, kalau tidak yakin saya riset sendiri dan hasilnya rata-rata di atas 90 persen menyatakan, orang Jabar tidak ada masalah dan mengizinkan warga yang berbeda keyakinan berada di wilayahnya bahkan hidup rukun,” kata Ridwan Kamil di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Senin (23/1/2023).

Baca Juga:  BNN Sebut Kota Bandung Berhasil Tekan Penyalahgunaan Narkoba, Benarkah?

Toleransi yang kuat ini salah satunya diperlihatkan saat warga Tionghoa berkunjung ke rumah dinas Gubernur Jabar untuk bersilaturahmi pada Senin malam tersebut. Kunjungan itupun disambut hangat oleh Ridwan Kamil dan jajaran pejabat Pemda Provinsi Jabar.

Baca Juga:  Parah! DPRD Jabar Ungkap Calon Pekerja Kena Pungli Bisa Capai Rp15 Juta per Orang

Sejumlah tokoh dan warga Tionghoa yang hadir di antaranya Ketua Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia (Matakin) Jabar, Matakin Kota Bandung, Pemuda Konghucu Indonesia Kota Bandung, dan perwakilan dari sejumlah klenteng. Hadir pula Ketua MUI dan Forum Kerukunan Umat Bergama (FKUB) Jabar.