Daerah

Rumahnya Dirubuhkan, Warga Purwakarta Ini Tersenyum Lega

×

Rumahnya Dirubuhkan, Warga Purwakarta Ini Tersenyum Lega

Sebarkan artikel ini
Perubuhan rumah Mang Ayi, warga Purwakarta yang sudah tidak layak huni untuk dibangun kembali agar lebih layak huni dalam program bedah rumah Jabar Bergerak
Perubuhan rumah Mang Ayi, warga Purwakarta yang sudah tidak layak huni untuk dibangun kembali agar lebih layak huni dalam program bedah rumah Jabar Bergerak (Foto: Gin/Jabarnews)
Perubuhan rumah Mang Ayi, warga Purwakarta yang sudah tidak layak huni untuk dibangun kembali agar lebih layak huni dalam program bedah rumah Jabar Bergerak
Perubuhan rumah Mang Ayi, warga Purwakarta yang sudah tidak layak huni untuk dibangun kembali agar lebih layak huni dalam program bedah rumah Jabar Bergerak (Foto: Gin/Jabarnews)

“Membangun negeri ini diperlukan bekerjasama dengan berbagai elemen masyarakat. Makanya, saya sebut program bedah rumah ini dari warga untuk warga Jawa Barat, khususnya Warga Purwakarta,” ucap Gilang.

Sementara itu, Kepala Desa Bojong Timur, Dedi Junaedi, turut merasakan kebahagiaan Mang Ayi yang segera memiliki rumah baru yang tengah dibangun.

Baca Juga:  PTM Kota Bandung Masih Dikaji, Jika Ada Peningkatan Covid-19 akan PJJ 15 Hari

“Kondisi tempat tinggal yang didiami Mang Ayi bersama istri dan keempat anaknya itu cukup memprihatinkan, dimana rumah tersebut sudah tampak usang dan lapuk. Kondisi rumah seperti sudah hampir roboh atapnya lapuk karena dimakan usia, makanya kita optimalkan ini untuk cepat karena takut berbahaya juga apalagi saat musim hujan dan angin kencang,” ungkap Dedi.

Baca Juga:  Zero KJA Program Pemerintah Pusat, PJT II Jatiluhur Siap Selesaikan Sampai Tuntas

Dedi juga mengapresiasi Jabar Bergerak Kabupaten Purwakarta yang telah berkolaborasi dengan Pemdes Bojong Timur dan berbagai pihak lainnya dalam membantu warga yang membutuhkan.

Baca Juga:  Vaksinasi Tidak Langsung Membentuk Kekebalan, Masyarakat Harus Tetap Terapkan Prokes

“Bedah rumah ini dari warga untuk warga. Hal ini sekaligus menumbuhkan kembali budaya gotong-royong dan kepedulian kepada sesama masyarakat yang saling membutuhkan,” tutup Dedi. (Gin)

Pages ( 3 of 3 ): 12 3