Daerah

Sering Macet Gara-gara Pasar Tumbah, Dishub Jabar Ingin Buat JPO Jalur Selatan

×

Sering Macet Gara-gara Pasar Tumbah, Dishub Jabar Ingin Buat JPO Jalur Selatan

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi JPO. (Foto: Detik.com).
Ilustrasi JPO. (Foto: Detik.com).

“Peran serta masyarakat menaati lalu lintas sangat penting. Pemberlakuan rekayasa lalu lintas tidak bisa berjalan dengan baik jika tidak dibarengi kepatuhan,” katanya.

Ia mengatakan pula, pergerakan lokal atau di dalam wilayah Jabar relatif tinggi, yakni sekitar 43 juta orang. Kebanyakan merupakan pemudik lokal atau wisatawan yang berkunjung ke lokasi wisata selama libur panjang Idul Fitri.

Baca Juga:  Pemkot Bandung 'Kebanjiran' 400 Laporan Jalan Berlubang, Apa Langkah Mereka?

Pergerakan lokal itu di antaranya ke wilayah Pangandaran, Puncak, dan Lembang. Kemacetan panjang sempat terjadi di Puncak, Bogor demikian juga di Pangandaran dan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Namun kemacetan itu cepat teratasi dengan melakukan rekayasa lalu lintas.

Baca Juga:  Ridwan Kamil Usulkan Pembangunan JPO di Lokasi Kecelakaan Maut Bekasi

Koswara juga menjelaskan, penggunaan Tol Cisumdawu sukses memperlancar arus mudik dari wilayah Bandung menuju ke Cipali serta jalur fungsional Tol Bocimi. Namun Tol Japek 2 dari Sadang-Karawang tidak digunakan karena di jalur utama yang disiapkan tidak terjadi kemacetan.

Baca Juga:  Libur Panjang Nataru, Mobilitas Warga Jabar Diprediksi Naik Tajam

Terkait mudik gratis, Koswara menyatakan berjalan sukses dan sebagian besar tiket digunakan pemudik.

Pages ( 2 of 3 ): 1 2 3