“Dombanya tidak hilang, tapi dimakan di tempat. Biasanya bagian leher diserang lebih dulu,” ujarnya.
Ia menyebut organ dalam seperti hati dan jantung menjadi bagian yang paling banyak dimangsa. Korban pertama diketahui merupakan milik warga bernama Dana di Dusun Cipedes pada akhir April lalu.
“Peristiwa itu terjadi pada akhir April lalu dengan satu ekor domba mati akibat serangan,” kata Asep.
Akibat kejadian itu, warga kini meningkatkan kewaspadaan dengan melakukan ronda malam di sekitar permukiman dan kandang ternak. Bahkan, warga sempat melakukan perburuan setelah muncul laporan adanya kandang yang kembali diincar hewan liar pada Minggu malam.
“Saat ini warga ronda sambil berjaga. Semalam juga sempat ramai karena ada laporan kandang yang diincar lagi,” ungkapnya.





