Bagaimana Nasib Jakarta Setelah Ibu Kota Pindah ke IKN Nusantara? Ini Kata Basuki Hadimuljono

Basuki Hadimuljono
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono. (Foto: Tempo).

JABARNEWS | JAKARTA – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengungkap nasib DKI Jakarta nanti ketika sudah tidak lagi menyandang sebagai Ibu Kota Negara.

Basuki mengatakan, pembangunan di DKI Jakarta akan terus berlanjut walaupun ibu kota akan dipindahkan ke IKN Nusantara, Kalimantan Timur.

Baca Juga:  Sebanyak 125 Bangunan SD yang Rusak Akibat Gempa Cianjur Diakomodir Kementerian PUPR

Hal tersebut disampaikan Basuki sejalan dengan sejumlah proyek mulai dari air bersih, hingga MRT yang terus didorong pengerjaannya.

“Jakarta tidak ditinggalkan begitu saja. Masih terus dijalankan proyek penyediaan air, transportasi, masih ada MRT kemana-mana,” kata Basuki dalam acara Penandatanganan Perjanjian Fasilitas Sindikasi Kredit PT Air Bersih Jakarta (ABJ) dengan Lembaga Perbankan dan Institusi Keuangan, di Jakarta, Senin (20/2/2023).

Baca Juga:  Kabupaten Bekasi Catat Pasien Sembuh Covid-19 Capai 91 Persen

Dia menjelaskan, salah satu yang menjadi bukti yakni pembangunan tiga Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang saat ini masih terus digenjot pemerintah sebagai upaya penyediaan air bersih di DKI Jakarta.

Baca Juga:  Begal Gentayangan Di Bandung, Anggota Dewan Kritisi Soal Ini