JABARNEWS | JAKARTA – Harapan belasan pondok pesantren di Jawa Barat untuk menyediakan makan bergizi gratis (MBG) bagi santri berujung pilu. Bukannya mendapat bantuan, 13 pengasuh pesantren justru terjerat dugaan penipuan berkedok program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mencatut nama Badan Gizi Nasional (BGN).
Didampingi Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pimpinan Pusat GP Ansor, para kiai dan gus ini mendatangi kantor hukum tersebut pada Kamis, 30 April 2026.
Mereka melaporkan praktik lancung yang dilakukan oleh pihak yang mengatasnamakan Koperasi Santri Nusantara (Kopsantara) atau Dapur Santri Nusantara (DSN).
Jerat Proposal dan “Commitment Fee”
Modus operandi yang dijalankan tergolong rapi. Pihak DSN menjanjikan kerja sama pembangunan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Syaratnya, pesantren harus menyediakan lahan seluas 400 meter persegi dan membayar biaya pendaftaran senilai Rp1,5 juta.





