KBM Online di Jabar Diperpanjang Hingga 11 Mei 2020

JABARNEWS | BANDUNG – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat (Jabar) Dewi Sartika mengatakan, pihaknya memperpanjang waktu pembelajaran dari rumah bagi para murid khususnya jenjang SMK/SMA/SLB, juga kerja dari rumah bagi seluruh kepala sekolah dan tenaga kependidikan, hingga 11 Mei 2020.

“Jadi perpanjangan yang kedua itu adalah sampai 27 April dan setelah itu kita perpanjang (kali ketiga), sekarang sampai 11 Mei 2020,” ujar Dewi.

Baca Juga:  Ini Manfaat Alsintan Rice Transplanter untuk Pertanian

Terkait masa belajar di rumah, Dewi mengatakan, telah menandatangani dan memperpanjang waktu pembelajaran dari rumah bagi para murid khususnya jenjang SMK/SMA/SLB, juga Work From Home (WFH) bagi seluruh kepala sekolah dan tenaga kependidikan.

“Selanjutnya, tentu saja masih dimungkinkan akan berubah disesuaikan dengan situasi pandemik COVID-19. Dinas Pendidikan juga mempertimbangkan hal-hal yang sedang berkembang,” tambahnya.

Selain itu, Dewi berujar bahwa pihaknya tengah mempersiapkan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk tahun ajaran 2020/ 2021.

Baca Juga:  Ketua KPK Firli Bahuri Resmi Jadi Tersangka, Karirnya di Ujung Tanduk?

Sosialisasi PPDB bisa dimulai di awal Mei mendatang selama satu bulan dan penyelenggaraan penerimaannya akan dilaksanakan pada bulan Juni, namun tetap menunggu perkembangan dan arahan kebijakan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

“Hal-hal untuk persiapan PPDB tentu kita selenggarakan dengan seoptimal mungkin,” kata Dewi Dewi dilansir dari Humas Pemprov Jabar.

Baca Juga:  Polri Putuskan Bagi SIM C Jadi 3 Golongan, Apa Saja?

Dewi menuturkan, PPDB tingkat SMA/SMK/SLB tahun kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya yakni tahun ajaran 2019-2020.

Jalur masuk PPDB tahun ini ditetapkan di antaranya melalui zonasi sebesar 50 persen, 30 persen melalui jalur prestasi (akademik dan non akademik), lima persen lewat jalur perpindahan, serta 15 persen adalah bagi keluarga ekonomi tidak mampu. (Red)