Nasional

Odong-odong Dilarang Beroperasi di Jalan, Begini Penjelasan Polisi

×

Odong-odong Dilarang Beroperasi di Jalan, Begini Penjelasan Polisi

Sebarkan artikel ini
Kendaraan odong-odong. (Foto: bantenhits)
Kendaraan odong-odong. (Foto: bantenhits)

Sementara tindakan penegakan hukum, kata Aan, yaitu suatu usaha dan kegiatan dalam rangka penindakan terhadap para pelanggar lalu lintas, penyidikan peristiwa kecelakaan lalu lintas serta proses pengajuan ke Pengadilan.

Baca Juga:  Presiden Jokowi Segera Umumkan Keputusan Soal Peralihan Status Pandemi Covid-19

“Kegiatan penegakan hukum dilakukan dengan pelaksanaan operasi rutin kepolisian dan operasi khusus kepolisian,” ujar Aan.

Adapun untuk tindakan penegakan hukum, kata Aan, dapat dilakukan oleh kepolisian dibedakan menjadi dua yaitu perlakuan dan penghukuman. Bentuk perlakuan berupa peringatan dan penyitaan, sedangkan penghukuman berupa tilang.

Baca Juga:  Siap-Siap, Polres Pematangsiantar Akan Berlakukan Tilang Manual

“Bentuk perlakuan berupa peringatan dilakukan sebanyak 3 kali kepada pengemudi dan pemilik Odong-odong mobil yang telah mengalami perubahan tipe, apabila pengemudi dan pemilik tidak menghiraukan akan diadakan penyitaan,” pungkasnya. (Red)

Baca Juga:  Soal Penolakan Rapid Test Di Pasar Cileungsi, Ini Kata Ketua DPRD Bogor
Pages ( 3 of 3 ): 12 3

Tinggalkan Balasan