• Kamis, 21 Oktober 2021

Kolaborasi ASN dan Pendamping Pastikan Pembangunan Desa

- Selasa, 12 Oktober 2021 | 22:34 WIB
Tangkap layar-Ngobrol Pintar Akademi Desa, Selasa 12 Oktober 2021.  (Robby/JabarNews)
Tangkap layar-Ngobrol Pintar Akademi Desa, Selasa 12 Oktober 2021. (Robby/JabarNews)

JABARNEWS | JAKARTA - Dalam kondisi pandemi Covid-19, saat ini, para ASN tetap dituntut menunaikan kewajiban pelayanan publik secara maksimal. Para ASN harus adaptif dengan kondisi apapun agar publik dapat terlayani dengan baik. Melalui literasi teknologi semua elemen dapat berinteraksi dengan baik.

Jumlah desa di Indonesia mencapai 74.961 hingga membuat Kemendes PDTT bakal kesulitan untuk menjalankan pembangunan di desa sendirian, oleh karena itu sebagai instansi pusat Kemendesa berkolaborasi dengan aparatur desa di daerah.

Hal ini diungkap Nova Ekaliana Hanafie dalam Ngobrol Pintar Akademi Desa, Selasa 12 Oktober 2021.

Baca Juga: Mengamuk Dibawa Berobat, Pria di Bandung Barat Lakukan Penusukan hingga Tetangganya Tewas

Nova mengatakan, salah satunya memfasilitasi pendamping desa dan PSM yang diharapkan dapat mengawal pembangunan di desa dan menjadi garda terdepan Kemendes PDTT di daerah.

'PSM dengan dasarnya adalah ASN Kemendes yang miliki wewenang dan tanggung jawab kepada Menteri Desa, sedangkan pendamping desa yang direkrut melalui seleksi dan diangkat yang miliki tanggung jawab yang sama namun mempunyai kelebihan wewenang dalam turut serta penyusunan program dan anggaran desa yang kemudian diajukan melalui Dana Desa," kata Nova.

Nova memaparkan, masing-masing mempunyai tujuan yang sama yaitu memandirikan Desa. Hal itu sebagai pengejawantahan Nawacita Presiden Joko Widodo untuk hadirkan kembali negara untuk melindungi segenap bangsa dan memberikan rasa aman pada seluruh warga negara.

Baca Juga: Viral! Pelecehan Seksual Oknum Guru Meremas Payudara Siswi, Diduga Sudah Jadi Rahasia Umum

PSM, kata Nova, memiliki kompetensi manajerial, teknis, dan sosio kultural. Sedangkan Pendamping Desa juga diperlukan kompetensi khusus sebagai agen terdepan Kemendesa diuji melalui uji kompetensi yang diselenggarakan oleh lembaga sertifikasi profesi Kemendesa.

Pendamping memiliki sifat fasilitasi dalam rangka pemberdayaan desa.

Halaman:

Editor: Rian Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X